Aside

Tulisan Pertama Setelah “Libur” Beberapa Tahun

Halo, teman-teman!

Sudah lama banget ya aku ngga pernah main-main ke blog ini hehe. Aku pun ngga tau kenapa ini tiba-tiba pingin banget update blog. As impulsive as i am, huh :)))

Terakhir aku nge-blog itu November 2012. Selama aku ngga nge-share cerita di sini, udah banyak banget hal yang aku lewatin.

Jadi, aku udah lulus dari Vokasi Komunikasi, Universitas Indonesia! YEY!!! Di belakang namaku udah ada A.Md.Kom-nya, neeeeeh~ Udah 2 tahun yang lalu juga sih sebenernya. Tapi yaudah lah, ya. Namanya juga baru update, gapapa kan kalau euphoria-nya rada telat. Ehe.

2 tahun mah telat banget, woy! Bukannya rada telat lagi!

Oh iya, maaf maaf. Dilanjutkan lagi pamernya gapapa, ya~

PSX_20160607_002608
Ekspresi abis wisudaan, yuhu~
20140830_162954_1
Ini sama Mama Papa. Iya, fotonya begini doang karna Papa udah rewel minta pulang.
20140830_170809_1
Aulia Rahmiwulan: pacar perempuanku. Ngga bisa ngebayangin lah kalau perkuliahanku ngga ada dia :)))
PSX_20160607_002836
Geng penjelajah Margonda :)))
1409155462215
Keluarga Vokasi Komunikasi – Public Relations Universitas Indonesia 2011.

Hm.. too bad. Kadina ngga bisa nemenin aku wisuda karna saat itu dia lagi di-opname. Jadi ya, gitu lah.

Setelah lulus dari UI, aku langsung melanjutkan kuliah di Universitas Persada Indonesia YAI. Lumayan ya, boook! Biasanya dari rumah ke kampus tinggal ngesot doang, sekarang ya jauh banget :)))

IMG-20150404-WA0012
Anak-anak penunggu kantin YAI.

PSX_20160607_003133

PSX_20160607_003007
Kalau ini, rombongan penunggu belakang gedung YAI :)))

Mereka adalah keluarga baru ku di YAI. Iya, aku kuliah di sini emang lebih banyak mainnya daripada belajarnya. Maafin :))) Tapi aku ngga pernah nyesel sih kuliah di YAI. Aku seneng karna bisa kenal dan menghabiskan waktu sama anak-anak anjing menyenangkan ini.

Sampai sekarang, aku masih berusaha untuk mendapatkan gelar sarjana dari kampus gajelas keren ini. Semoga dilancarkan, ya, biar bisa cepet-cepet keluar dari sana ahahaha.

Selama hampir 2 tahun terakhir ini, aku mempelajari cukup banyak hal. Misalnya, banyak sekali orang yang bilang:

  • Lo yakin dari UI malah lanjut kuliah ke YAI? Bego ya, lo? Sayang dong gelar lo, masa dari kampus bagus malah lanjutin ke kampus abal-abal.
  • Lo kenapa lulus D-3 ngga langsung kerja aja, sih?
  • Emangnya ngga malu, ya, liat temen-temen lo yang lagi pada meniti karier, tapi lonya masih gini-gini aja?

Well, masih banyak komentar lain yang cukup mengganggu, ini cuma garis besarnya. Sebenernya sih aku yakin, niat mereka bicara kayak gitu pasti baik. Tapi kadang cara penyampaiannya aja yang bikin aku merasa dipojokkan. Jadi, mari dibahas satu per satu.

Oh iya, sedikit sanggahan. Aku bukan tipe orang yang mendewakan UI, yang menganggap UI sebagai kampus paling bagus sejagat raya. Ngga, ngga gitu. Aku cuma menulis tentang komentar orang lain ke aku.

Pertama, aku punya alasan untuk lebih memilih melanjutkan kuliah daripada kerja, pun alasan untuk memilih YAI sebagai kampusnya. Apa semua orang harus tahu? Ngga. Cukup orang-orang terdekat aja yang aku ceritakan, sisanya cukup dijawab dengan senyuman. Atau kadang malah aku ikutan mereka untuk mengejek diriku sendiri, karna ini lah cara paling ampuh untuk menghindarkan diri dari kebaperan saat dicengin. Ahaha! Tapi kadang, bego-begoin diri sendiri emang menyenangkan, kok. Asal jangan sering-sering, ya!

Kedua, masalah malu atau ngga ketika temen-temen yang lain sedang sibuk meniti karier, sedangkan aku masih begini-gini aja. Sejujurnya, iya. Sebelum orang lain bicara kayak gini pun, nyatanya, aku udah memikirkan ini sejak awal. Aku pun sempat merasa drop, dan jadi semakin drop ketika ada orang lain yang bicara kayak gini. Tapi lama-kelamaan aku sadar, ngga ada gunanya juga aku bandingin hidup aku sama orang lain. Ngga ada gunanya kalau aku terlalu memikirkan omongan orang lain. Toh biasanya, yang paling ribet berkomentar adalah mereka yang ngga akrab sama aku. Kenapa gitu? Karna yang akrab sudah cukup mengerti, jadi mereka merasa tidak perlu untuk berkomentar lebih banyak lagi.

Hal-hal penting yang aku pelajari adalah, ngga semua hal yang aku pikirkan itu pantas untuk dipikirkan. Ngga semua hal yang aku pertanyakan, harus aku dapatkan jawabannya saat itu juga. Sebab terkadang, kita harus berikan kesempatan kepada waktu untuk membuktikan jawabannya.

Ngga ada gunanya kalau aku cuma memikirkan sesuatu, tanpa berbuat apa-apa. Apalagi kalau aku mikir, terus bete dan jadi bad mood untuk melakukan sesuatu. Lha, kewajibanku jadi keteteran, dong? Hell, no!

Karena itu, sekarang aku selalu berusaha untuk mengurangi pikiran-pikiran dalam hal yang kurang penting dan lebih memfokuskan diri untuk berusaha yang lebih nyata. Misalnya, usaha mengerjakan skripsi sebaik mungkin supaya bisa cepet selesai dan cepet lulus. Usaha mencari pekerjaan sampingan supaya bisa punya uang jajan tambahan. Usaha memperbaiki diri supaya bisa jadi istri yang baik agar cepet kamu lamar. E..eh! Poin terakhir kayaknya out of context, ya. Maaf, maaf, keceplosan.

Intinya, buat kalian yang baca tulisan ini, itu pun kalau memang ada orang lain yang baca tulisan ini selain aku. *krai* Kalian berhak menentukan jalan hidup kalian masing-masing. Biarkan saja orang lain mau berkomentar apa, cukup biarkan mereka dengan segala pikiran yang memenuhi kepalanya. Tidak semua komentar perlu kalian pikirkan. Selama mereka yang berkomentar bukanlah orang-orang yang membiayai hidup kalian, baiknya komentar mereka cukup direspon dengan senyuman agar tidak memperumit keadaan. Kalian harus tetap fokus pada apa yang sedang kalian kerjakan, ya. Semoga hasilnya akan sesuai dengan rencana yang telah kalian buat di awal. Tetap semangat, gaes!

With love,

DRN.

Advertisements

2 thoughts on “Tulisan Pertama Setelah “Libur” Beberapa Tahun

Leave a Comment

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s